Penggunaan binatang di dalam fabel menjadi pengganti tokoh manusia, namun tetap digambarkan bisa berpikir, memiliki perasaan, bersikap, berinteraksi, dan berbicara. Menurut KBBI, fabel merupakan cerita yang menggambarkan watak serta budi manusia namun diperankan binatang. Di dalamnya memiliki pendidikan moral dan budi pekerti.
Teks yang akan kita baca di buku tematik itu merupakan jenis cerita fabel. Memangnya apa yang dimaksud dengan fabel, Bo? Fabel adalah cerita yang menceritakan tentang kehidupan para binatang yang bertingkah laku manusia. Yap, di teks 'Rino si Badak Jawa', kita bisa melihat para tokoh hewan bisa berbicara seperti manusia.
Berbeda dengan tokoh utama dalam cerita pendek ataupun dongeng, tokoh utama dari sebuah cerita hewan adalah hewan atau binatang. Pada umumnya, hewan yang dijadikan tokoh utama adalah Kancil, Monyet, Buaya dan hewan-hewan lainnya.
Misalnya sawah, kolam, sungai, hutan, atau lokasi lain yang berhubungan dengan alam/. Biasanya, cerita fabel berbentuk narasi serta menceritakan berbagai peristiwa dengan binatang sebagai tokohnya. Bahasa yang dipakai dalam kisah ini bersifat tidak formal. Kisah fabel juga kaya akan dialog antar tokohnya.
Ciri-ciri fabel yaitu: 1. Tokoh utama dalam cerita menggunakan binatang. 2. Memiliki penggambaran moral serta karakter mirip manusia. 3. Binatang dalam cerita bertingkah laku seperti manusia. 4. Umumnya memiliki alur cerita yang pendek dan sederhana. 5. Karakter dari tokoh diuraikan dengan rinci. 6. Kata-kata yang digunakan mudah dipahami. 7.
1. Kisah gajah dan semut Gajah dikenal sebagai binatang yang besar. Suatu hari, kawanan gajah yang besar datang ke hutan untuk mencari makan. Kehadiran gajah ini mengganggu kawanan semut yang tinggal di sana. Banyak rumah semut hancur karena diinjak gajah yang mencari makan. "Pergilah dari sini, gajah!
XNpTX.
drama cerita fabel 6 tokoh hewan