RangkumanPPKn Kelas 11 Bab 3. Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia a. Sesuatu disebut hukum jika mengandung unsur-unsur: peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat; peraturan itu dibuat dan ditetapkan oleh badan-badan resmi yang berwajib; peraturan itu bersifat memaksa; dan sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.
Home» » biologi sma kelas 10 bab kingdom plantae (tumbuhan) biologi sma kelas 10 bab kingdom planta
Biasanyarangkuman materi ipa akan mempermudah kamu dalam membuat peta konsep pada materi tersebut. Rangkuman materi ipa kelas 7 rangkuman materi sangat diperlukan saat ingin mempelajari semua materi secara menyeluruh. Soal ekonomi kelas 10. Kali ini kelas 7 smp dapat kehormatan untuk dibuatkan soal tentang orgasnisasi kehidupan pada bab 2 ok
BakteriGram Negatif : bakteri yang dinding selnya menyerap warna merah dan memiliki lapisan peptidoglikan yang tipis (berwarna merah atau merah muda saat pengecatan) cara perkembang biakan bakteri: 1. Secara aseksual dengan pembelahan biner yaitu dari satu sel menjadi dua sel. 2. Secara Seksual. perkembangbiakan secara seksual terbagi atas :
RangkumanBiologi Kelas X Bab Kerja Ilmiah dan Mengenal Biologi (Biologi Kelas 10 SMA/MA). Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan untuk Anda rangkuman mata pelajaran Biologi kelas X Sekolah Menengan Atas dan MA. kepedulian terhadap lingkungan, beropini secara ilmiah dan kritis; berani mengusulkan perbaikan atas suatu kondisi dan
Haloosemuanyaa! Menjelang ujian akhir sekolah, admin siapin nih kumpulan catatan Biologi kelas 10! Materinya lengkap dari ruang lingkup biologi, Virus, Bakteri, Protista, Animalia, Plantae sampai Ekosistem! wah lengkap! yuk dicekk. Usaha dan Energi Kelas 10; Hukum Newton Kelas 10; Sejarah Masuknya Islam ke Nusantara; Pertumbuhan dan Perkembangan
Ir64. Rangkuman Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan Rangkuman mata pelajaran Biologi kelas 10 SMA/MA. Rangkuman dari Modul PJJ Biologi kelas X kali ini akan meringkas Bab 11 tentang Perubahan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya. Cukup dengan meng-klik tombol share sosial media yang ada pada postingan ini. Bisa lewat Facebook, Twitter, WhatsApp, dan yang lainnya. Selamat dan semangat Biologi Bab 11 Perubahan Lingkungan1. Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai lingkungan fisik yang mendukung kehidupan serta proses-proses yang terlibat dalam aliran energi dan siklus Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya rantai makanan dalam ekosistem di lingkungan Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam seperti gunung meletus dan gempa bumi serta oleh aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan pencemaran Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan Zat pencemar atau limbah, berdasarkan sifatnya digolongkan menjadi limbah cair, limbah padat, limbah organik, limbah daur ulang dan limbah berbahaya disebut dengan B3 6. Pada dasarnya terdapat tiga cara yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran serta untuk melestarikan lingkungan, yaitu secara administratif, secara teknologis, dan secara edukatif/ Pemanfaatan limbah dengan cara didaur ulang atau tanpa daur ulang merupakan upaya manusia untuk menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan oleh pemcemaran lingkungan. 8. Manusia adalah komponen biotik yang memiliki pengaruh ekologi terkuat di biosfer bumi. Oleh karenanya supaya tidak terjadi bencana alam diterapkan etika lingkungan dalam mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, dimana manusia mempunyai tanggung jawab dan kewajiban melestarikan keseimbangan lingkungan baik lingkungan biotik maupun lingkungan abiotikBaca jugaSoal Pilihan Ganda Biologi Kelas 10 Bab 11 Perubahan Lingkungan
Rangkuman Materi Biologi Kelas 10 SMA ini adalah sebuah ringkasan yang disusun dari materi-materi inti yang ada pada BAB pada mata Pelajaran Biologi SMA/SMK/MA Kelas X. Rangkuman Materi Biologi ini dapat kamu jadikan sebagai bahan belajar tambahan dirumah. Di Kamu dapat menemukan banyak rangkuman materi pelajaran biologi kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013. Tentunya rangkuman materi ini disusun dari Semester 1 dan juga Semester 2. Tenang saja materi ini dapat kamu download secara gratis, dan tentunya akan memudahkan kamu dalam memahami setiap materi yang ada di kelas 10. Materi ini sudah disiapkan dalam bentuk dokumen PPT, kamu dapat membukanya dengan mudah melalui perangkat kamu. Dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik, sehingga akan nyaman jika dipelajari dimanapun dan kapanpun. Daftar IsiBAB 1 Ruang Lingkup BiologiBAB 2 VirusBAB 3 Archaebacteria dan EubacteriaBAB 4 ProtistaBAB 5 JamurBAB 6 Keanekaragaman HayatiBAB 7 TumbuhanBAB 8 HewanBAB 9 Ekosistem BAB 1 Ruang Lingkup Biologi Tujuan Pembelajaran Menjelaskan ruang lingkup biologi dan keterkaitan biologi dengan metode ilmiah Mendeskripsikan objek-objek dan persoalan biologi pada tingkat molokul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma, Mengidentifikasi cabang-cabang biologi menurut objek dan persoalan yang dikaji. Menganalisis manfaat biologi bagi manusia dan lingkungannya >>Download Ringkasan BAB I >Download Ringkasan BAB II >Download Ringkasan BAB III >Download Ringkasan BAB IV >Download Ringkasan BAB V >Download Ringkasan BAB VI >Download Ringkasan BAB VII >Download Ringkasan BAB VIII >Download Ringkasan BAB IX << Demikianlah Rangkuman Materi SMA/SMK/MA Kelas X IPA dan IPS. Semoga Bermanfaat & Silakan bagikan keteman-teman kamu yang membutuhkan. Jangan lupa bagikan ke teman-teman kamu juga ya. SemangatBelajar Back to top button
Berikut ringkasan lengkap materi Biologi SMA untuk kelas 10, 11, dan 12. Semoga bisa bermanfaat buat kamu yang sedang mencari ringkasan materi untuk bahan belajar di rumah ataupun belajar di sekolah. Daftar Isi1 Ringkasan Materi Biologi Kelas 102 Materi Biologi Semester 13 Materi Biologi Semester 24 Ringkasan Materi Biologi Kelas 115 Materi Biologi Semester 16 Materi Biologi Semester 27 Ringkasan Materi Biologi Kelas 128 Materi Biologi Semester 19 Materi Biologi Semester 210 Share this11 Related posts Photo by Monstera on Catatan PentingUntuk download file ringkasan materi, tombol download sudah tersedia di bagian bawah tiap materi Materi Biologi Semester 1 NoRingkasan MateriLink Download1Mengenal BiologiDownload2Keaneka Ragaman HayatiDownload3VirusDownload4MoneraDownload5ProtistaDownload6FungiDownload Materi Biologi Semester 2 NoRingkasan MateriLink Download1PlantaeDownload2AnimaliaDownload3Keanekaragaman Hayati di IndonesiaDownload4EkosistemDownload5Keseimbangan Lingkungan dan PerubahannyaDownload Ringkasan Materi Biologi Kelas 11 Photo by Monstera on Catatan PentingUntuk download file ringkasan materi, tombol download sudah tersedia di bagian bawah tiap materi Materi Biologi Semester 1 NoMateriLink Download1SelDownload2Jaringan Tumbuhan dan HewanDownload3Sistem Gerak ManusiaDownload4Sistem Peredaran DarahDownload Materi Biologi Semester 2 NoMateriLink Download1Sistem PencernaanDownload2Sistem PernapasanDownload3Sistem EkskresiDownload4Sistem Koordinasi dan Alat Indra ManusiaDownload5Sistem ReproduksiDownload Ringkasan Materi Biologi Kelas 12 Catatan PentingUntuk download file ringkasan materi, tombol download sudah tersedia di bagian bawah tiap materi Materi Biologi Semester 1 NoMateriLink Download1Pertumbuhan dan Perkembangan TumbuhanDownload2Faktor-Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan ManusiaDownload3Enzim MetabolismeDownload4Katabolisme dan Anabolisme KarbohidratDownload5Metabolisme Karbohidrat, Lemak, dan ProteinDownload6DNA, Gen, dan KromosomDownload7Sintesis ProteinDownload8Mitosis dan MeiosisDownload9HereditasDownload10MutasiDownload Materi Biologi Semester 2 NoMateriLink Download1EvolusiDownload Itulah ringkasan Materi Biologi lengkap untuk kelas 10, 11 dan 12. Silahkan digunakan belajar, semoga bisa bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari ringkasan materi. Jangan lupa kasi tahu teman kamu dengan cara klik share agar teman kamu juga bisa belajar dari ringkasan materi ini. 🙂 Post Views 126,233
Berikut ini sudah kami susun Ringkasan Materi Biologi Kelas 10 Semester 1 Bab 3 yang membahas tentang Virus, yang disusun dari buku paket sekolah. Semoga bisa digunakan sebagai sarana belajar baik di rumah ataupun di sekolah. Perhatian!Untuk rangkuman semua bab silahkan klik di bawah ini! Daftar Isi1 Ringkasan Materi Biologi Kelas 10 Bab 3 Virus2 Ciri – ciri virus 3 Struktur virus terdiri dari kapsid, kapsomer dan selubung virus. Berikut contoh struktur virus Bakteriofaga 4 Reproduksi Virus ada 2 cara5 Virus yang berbahaya mempunyai kemampuan 6 Virus dapat dimanfaatkan sebagai 7 Virus dapat menyebabkan penyakit yang menyerang tumbuhan, hewan dan manusia. Penyakit pada tumbuhan 8 Penyakit pada hewan 9 Penyakit pada Manusia 10 Share this11 Related posts Photo by Edward Jenner on Ciri – ciri virus Parasit intraseluler obligat hanya dapat hidup pada sel yang hidup atau pada organismeUkurannya paling kecil dari semua takson ukuran terbesarnya memiliki diameter 80 nm virus ebola, ukuran terkecilnya memiliki diameter 20 nm dengan 4 gen lebih kecil daripada ribosom, hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop elektronNama virus tergantung dari asam nukleat yang menyusun genomnya materi atau partikel genetik sehingga ada 2 jenis virus, yaitu virus DNA dan RNA Tidak memiliki enzim metabolisme, tidak memiliki ribosom atau perangkat/organel sel lainnya, namun ada virus yang memiliki enzim untuk replikasi dan transkripsi dengan melakukan kombinasi dengan enzim sel inang, contohnya Virus Herpes Hanya menginfeksi inang tertentu Jenis inang yang dapat diinfeksi oleh virus disebut kisaran inang, penentuannya tergantung pada evolusi pengenalan yang dilakukan menggunakan kesesuaian “lock and key atau lubang dan kunci” antara protein di bagian luar virus dengan molekul reseptor penerima spesifik pada permukaan sel inang Virus bukan termasuk sel karena berisi partikel penginfeksi yang terdiri dari asam nukleat yang terbungkus dalam lapisan pelindung. pada beberapa virus, asam nukleat terdapat dalam selubung membran Virus dapat dikristalkan sehingga virus bukanlah sel hidup, karena sel paling sederhana tidak dapat beragregasi menjadi kristal. Namun, virus memiliki DNA atau RNA sehingga dapat dikategorikan makhluk hidup Genom virus beragam terdiri dari DNA untai ganda, RNA untai ganda, DNA untai tunggal ataupun RNA untai tunggal, tergantung dari tipe virusnya Struktur virus terdiri dari kapsid, kapsomer dan selubung virus. Berikut contoh struktur virus Bakteriofaga Kapsid adalah lapisan pembungkus DNA atau RNA, berbentuk heliks batang, misalnya pada virus mozaik, ada yang berbentuk polihedral pada virus adenovirus, ataupun bentuk yang lebih kompleks lainnya. Kapsomer adalah subunit protein dengan jumlah jenis protein yang sedikit, kapsomer akan bergabung membentuk kapsid. Selubung virus menyelubungi kapsid dan berfungsi untuk menginfeksi inangnya, terbentuk dari fosfolipid, protein sel inang, protein dan glikoprotein virus itu sendiri. Tidak semua virus memliki selubung virus, ada beberapa yang memilikinya, contohnya virus influenza. Faga tipe genap T2, T4 dan T6 memiliki kemiripan dalam struktur, yaitu kapsidnya memiliki kepala iksohedral memanjang yang menyelubungi DNA dan struktur tambahan, yaitu pada kepala iksohedral melekat ekor protein dengan serabut-serabut ekor yang digunakan untuk menempel pada bakteri. Perkembangbiakan virus disebut replikasi/sintesa protein virus. Protein adalah materi genetik dasar yang menunjukkan kehidupan. Faga adalah virus yang paling dipahami dibandingkan jenis virus lain, namun beberapa faga memiliki struktur kompleks. Penelitian faga menghasilkan penemuan bahwa beberapa virus DNA untai ganda dapat bereproduksi menggunakan dua mekanisme alternatif, yaitu siklus litik dan siklus lisogenik. Sehingga, reproduksi virus ada 2 cara Reproduksi Virus ada 2 cara Litik lisis siklus reproduksi atau replikasi genom virus yang akhirnya menyebabkan kematian sel inang, merupakan tahapan akhir dari infeksi, yaitu saat sel inang bakteri lisis pecah dan melepaskan faga yang dihasilkan di dalam sel inang tersebut. Virus yang hanya dapat bereplikasi melalui siklus lisis disebut dengan virus virulen. Lisogenik siklus replikasi genom virus tanpa menghancurkan sel inang, faga berintegrasi ke dalam kromosom bakteri profaga. Profaga pada kondisi tertentu dapat menghasilkan faga aktif yang melisis inangnya karena adanya pemicu dari lingkungan seperti radiasi atau adanya beberapa zat kimia tertentu, sehingga virus mengubah mekanisme dari lisogenik menjadi lisis. Selama siklus lisis, gen virus dengan cepat mengubah sel inang menjadi pabrik yang memproduksi virus, sel tersebut segera lisis dan melepaskan virusnya. Genom virus perilakunya berbeda, selama siklus lisogenik, molekul DNA dimasukkan melalui rekombinasi genetik pindah silang ke tempat spesifik di kromosom sel inang, kemudian disebut profaga. Satu gen profaga mengkode protein yang menghambat ekspresi sebagian besar gen profaga lainnya. Sehingga, genom faga lebih banyak diam saat berada di dalam bakteri, setiap kali bakteri bersiap membelah diri, bakteri mereplikasi DNA faga bersama dengan DNA-nya sendiri dan menurunkan salinannya kepada keturunannya. Satu sel yang terinfeksi dengan cepat dapat menghasilkan satu populasi besar bakteri yang membawa virus di dalam bakteriofaga. Mekanisme ini membuat virus dapat berprofagasi tanpa membunuh sel inang tempat mereka hidup. Virus yang berbahaya mempunyai kemampuan Virus yang bermutasi dari virus sebelumnyaPenyebaran virus dari satu spesies inang ke spesies inang lainnyaPenyebaran atau diseminasi penyakit virus dari satu populasi terisolasi yang berukuran kecil dapat menyebabkan epidemik yang luas Virus dapat dimanfaatkan sebagai Anti bakterial Dapat membunuh bakteri yang mengganggu, contohnya bakteri pengganggu pada produk makanan yang diawetkanPembuatan insulin Virus penyebab kanker dapat dicangkokkan bersama gen penghasil insulin atau zat lain ke bakteri sehingga bakteri berkembangbiak dengan cepat sekaligus memproduksi insulin atau zat lainPembuatan vaksin Vaksin adalah varian atau derivat yang tidak merusak, berasal dari mikroba virus patogen yang menstimulasi sistem imun untuk membangun sistem pertahanan tubuh yang kuat agar tubuh dapat melawan patogen yang sesungguhnya. Untuk melawan virus para ahli memanfaatkan virus tersebut untuk membuat penangkalnya Virus dapat menyebabkan penyakit yang menyerang tumbuhan, hewan dan manusia. Penyakit pada tumbuhan Mozaik menyerang tomat, labu dan tembakau. Ciri-cirinya bercak-bercak pada daun atau buah. Contohnya Tobacco Mozaik Virus TMV.Burik kuning menyerang padi dan aster. Disebarkan oleh hama wereng, yaitu virus tungro Nephottotix virescensKerdil Tanaman yang terserang virus tungro, pertumbuhannya akan terhambat sehingga tampak kerdil, Penyakit pada hewan Polyoma penyebab tumorNew Castle Disease NCD menyerang sistem saraf pada ternak unggas. NCD umumnya disebut tetelo. Rabies menyerang anjing, kucing, rakun dan monyetAdenovirus penyebab penyakit saluran pernafasan, beberapa menyebabkan tumor pada hewan tertentu Penyakit pada Manusia Acquired Immunodeficiency Virus AIDS menyerang sistem kekebalan tubuh. Berikut struktur virus HIV Hepatitis B jaringan hatiDemam Berdarah Dengue DBD Influenza menyerang sistem pernapasan. Berikut struktur virus influenza Severe Acute Respiratory Sindromes SARS atau sindrom pernapasan akut menyerang sistem pernapasan. Disebabkan oleh virus baru yang bermutasi dari virus menyerang sel yang membatasi saluran pencernaan dan susunan saraf pusatSmallpox cacar menyerang membran mukosa dan kulit Daftar PustakaIAnshori, M. & Djoko M. 2009. Biologi untuk Sekolah Menegah Atas SMA – Madrasah Aliyah MA Kelas X. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Post Views 25,227
Permasalahan lingkungan selalu ada sepanjang umur manusia, lantaran manusia kerap tak bijak dalam memanfaatkan alam, sehingga lingkungan mengalami perubahan yang tidak sesuai peruntukannya. Simak rangkuman materi perubahan lingkungan di bawah ini. Lengkap pengertian, pencemaran air; udara; tanah; suara. Contoh pelestarian, pemaparan adaptasi dan mitigasi, serta cara penanganan daur ulang limbah. Pengertian Lingkungan dan Lingkungan Hidup Lingkungan merupakan tempat kita hidup, setiap hari kita membutuhkan lingkungan untuk beraktivitas seperti berkebung, bersekolah, bekerja, dan berwisata. Disisi lain, lingkungan sendiri perlu untuk diperhatikan agar keindahan, keasrian dan kegunaannya tetap masih bisa kita nikmati. Berbicara mengenai lingkungan, perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia membuat Undang-Undang mengenai lingkungan hidup, limbah dan pencemaran lingkungan. Lingkungan hidup diatur dalam UU No. 23 Tahun 1997 adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Seiring berjalannya waktu, populasi manusia semangit meningkat begitupun dengan limbah yang dihasilkan. Limbah menurut Peraturan Pemerintah RI No. 18 Tahun 1999 adalah sisa suatu usaha dan kegiatan. Limbah sendiri berpotensi mencemari lingkungan hidup. Macam-Macam Pencemaran Lingkungan Hidup Pencemaran Lingkungan Hidup menurut UU Tahun 1997 pasal 1 ayat 12 adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi,dan komponen lain ke dalam tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi. Pencemaran sendiri dapat dibedakan menjadi empat macam yaitu air, udara, tanah, dan suara. Pencemaran Air Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas air menurun ke tingkat tertentu sampai tidak dapat berfungsi sesuai kegunaannya. Mengetahui keadaan air tercemar atau tidak terdapat tiga cara sebagai berikut a. Parameter Fisik Adanya partikel padat, kekeruhan, warna, bau, suhu, dan pH air. Jika air tersebut normal maka tidak berbau, berwarna, dan berasa serta berwarna bening. Air yang normal memiliki pH netral yaitu 6,5 – 7,5. b. Parameter Kimia menggunakan indikator BOD biochemical oxygen demand yaitu ukuran kandungan oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik di air. Selain itu terdapat COD dan DO. COD chemical oxygen demand yaitu ukuran kandungan oksigen yang diperlukan supaya bahan buangan di air dapat teroksidasi. DO dissolved oxygen yaitu ukuran oksigen terlarut di dalam air. Selain itu kandungan zat seperti amonia bebas, nitrogen organik, nitrat dll. c. Parameter Biologi bertujuan untuk mengethua jeni dan jumlah mikroorganisme air yang dapat menyebabkan penyakit. Contohnya Escherichia coli dan Vibrio cholerae. Pencemaran air disebabkan oleh limbah. Limbah yang dapat mencemari air yaitu Limbah industri, limbah rumah tangga, limbah pertanian dan limbah pertambangan. Pencemaran Udara Pencemaran udara adalah masuknya zat lain berupa gas beracun atau terlarang ke dalam udara normal yang berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Pencemaran udara berasal dari bahan bakar fosil, pembakaran sampah, gas alam, arang, dan asap pabrik. Pembakaran tersebut menghasilkan gas CO, CO2, NOx, SOx, dan CFC. Gas-gas tersebut dapat menimbulkan dampak bagi udara sebagai berikut a. Konsentrasi CO yang tinggi dapat mengganggu proses peredaran darah sampai menyebabkan kematian. b. Konsentrasi CO2 yang tinggi berpotensi menyebabkan pemanasan global. c. Konsentrasi NOx dan SOx mampu menyebabkan hujan asam. d. Gas CFC yang tinggi menimbulkan lapisan ozon menipis. Pencemaran Tanah Pencemaran tanah merupakan bentuk pencemaran yang terjadi di tanah. Pencemaran tanah dibedakan menjadi dua yaitu langsung dan tidak langsung. Pencemaran langsung yaitu pencemaran langsung mengenai tanah seperti insektisida, DDT, fungisida dll. Lalu pencemaran tidak langsung yaitu terjadi melalui perantara air dan udara seperti limbah industri dibuang ke sungai maka otomatis tanah di dekat sungai akan ikut tercemar. Selain itu, pencemaran tanah dapat disebabkan oleh sampah yang tidak dapat terurai yaitu styrofoam, plastik, kaca, dan kaleng. Pencemaran tanah sendiri dapat menyebabkan kematian organisme yang hidup di tanah dan mengganggu kesuburan tanah Pencemaran Suara Pencemaran suara merupakan bentuk suara yang tidak diinginkan, mengganggu, dan merusak pendengaran. Kebisingan dapat diukur dengan satuan desibel db. Frekuensi normal yang didengar manusia adalah 20 – Hz. Di Indonesia sendiri kebisingan hanya boleh mencapai 85 dB dalam 8 jam per hari. Pencemaran suara dibedakan menjadi empat macam yaitu a. Kebisingan impulsif, kebisingan yang terjadi secara singkat atau hanya sekali. Contohnya barang berat yang jatuh Kulkas, TV dkk, kembang api, ledakan mercon, dan suara petir dikala hujan. b. Kebisingan impulsif kontinu, kebisingan dengan waktu singkat tapi terjadi secara terus menerus seperti ada jeda. Contohnya yaitu suara memukul palu di tembok. c. Kebisingan semi kontinu, kebisingan yang terjadi terus menerus lalu hilang. Contonya suara pengeboran jalan, konstruksi gedung, dan lalu lalang kendaraan di jalan. d. Kebisingan kontinu, kebisingan yang datang secara terus-menerus. Contohnya mesin pabrik, jika seseorang tinggal atau bekerja di dalam pabrik yang memiliki suara yang keras akan berpotensi mengganggu pendengaran. Pelestarian Lingkungan Pengelolaan lingkungan butuh diimbangi dengan pelestarian lingkungan supaya kesimbangan tetap terjaga. Pelestarian sendiri terbagi menjadi tiga yaitu 1. Pelestarian Air mengelola limbah rumah tangga dan industri sebelum dibuang ke air, tidak membuang sampah ke sungai, dan membuat sumur resapan di rumah. 2. Pelestarian Udara penanaman tanaman pencegah polusi udara, pengurangan emisi gas karbon, dan mengurangi penggunaan gas kimia seperti hairspray, parfum dll. yang dapat merusak lapisan ozon. 3. Pelestarian Tanah reboisasi di tanah gundul dan membuat terasering yang tanahnya miring. Adaptasi dan Mitigasi Pemerintah dalam mengatasi bencana dan kerusakan alam membuat tindakan hukum melalui pengeluaran Undang-undang UU No. 24 tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah PP No. 21 tahun 2008 untuk penanggulangan adaptasi dan mitigasi perubahan lingkungan. Adaptasi Adaptasi adalah segala upaya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang mengarah dalam peningkatan daya tahan perubahan lingkungan. Tujuan adaptasi yaitu memperkecil resiko perubahan yang terjadi di lingkungan. Adaptasi memiliki beberapa tipe yaitu a. Adaptasi Pertanian mempersiapkan dan mengembangkan varietas tanaman yang siap dalam menghadapi hujan, kekeringan, dan banjir. b. Adaptasi Air pengelolaan sumber air bersih agar terhindar dari ancaman kekeringan. c. Adaptasi Pangan memberikan tempat peneduh dan aliran udara di lumbung pangan yang bertujuan untuk melindungi hasil panen. Mitigasi Mitigasi adalah segala upaya untuk mengurangi resiko bencana alam. Bencana alam merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksi sehingga perlu adanya mitigasi bencana. Beberapa hal yang dapat dilakukan yakni membuat peta wilayah rawan bencana, rumah anti banjir, bangunan tahan guncangan gempa, sistem pengingat gempa melalui elektronik, melakukan reboisasi dan memberikan pengetahuan dini dan umum kepada masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Limbah dan Daur Ulang Terdapat jenis limbah cair dan padat. Limbah sendiri ada yang masih bisa dimanfaatkan ada yang tidak. Limbah industri berbentuk logam berat merkuri, timbal dll.. Limbah Rumah Tangga berupa sampah rumah tangga sampah plastik, minyak, sisa makanan, air cucian baju. Limbah pertanian yaitu zat kimia yang terkandung di dalam pupuk dan pemberian pestisida yang berpotensi tersapu oleh hujan dan terbawa ke aliran irigasi. Limbah pertambangan yaitu penggunaan merkuri Hg untuk memisahkan emas dari bijihnya dan tumpahnya minyak di laut oleh kapal pengangkut berpotensi membuat ikan, alga, dan burung pemakan ikan terancam kelangsungan hidupnya. Beberapa Cara Penanganan Limbah Terdapat beberapa cara penanganan limbah, yaitu 1. Penanganan Limbah Cair a. CublukBerupa lubang yang diberi dinding tidak kedap air di bagian atasnya tapi memiliki penutup di sekelilingnya. Limbah dari jamban langsung dialirkan ke dalam cubluk. Jika penuh maka harus dipindah ke cubluk lain. Cubluk dibuat 15 m dari galian sumur agar tidak mencemari air sumur. b. Instalasi Pengolahan Limbah Cair Domestik IPLCDIPLCD biasanya dibangun untuk hotel, perkantoran, restoran, dan rumah sakit. Berikut merupakan urutan tahapan IPLCD 1 Pengelolaan pendahuluan penyaringan, menyaring benda kasar yang terbawa limbah Pengelolaan pertama pengendapan, mengendapkan pasir dan partikel Pengelolaan kedua proses biologis, mengurangi bahan organik Pengelolaan lumpur, mengumpulkan lumpur dan mengurangi kadar air. 2. Penanganan Limbah Padat a. Reuse pemakaian kembali barang bekas tanpa diolah terlebih dahulu. Misalnya menanam bunga dengan kaleng bekas. b. Recycle mendaur ulang barang bekas. Misalnya adalah kertas. c. Reduce mengurangi limbah. Misalnya membawa tas belanja. d. Replacement mengganti suatu barang agar lebih hemat dan aman. Misalnya memanfaatkan besek sebagai wadah makanan. e. Refuse menolak pemakaian barang yang membahayakan kehidupan. Misalnya menolak menggunakan plastik. f. Repair memperbaiki yang kurang sesuai. Usai menyimak pemaparan diatas, kini kamu makin mahir menguasai seputar materi perubahan lingkungan. Oiya, Minco alias Mimin KOCO juga mau kasih bocoran, nih kalau KOCO Star juga menyediakan media pembelajaran jika kamu masih butuh penjelasan yang lebih lengkap lagi. Langsung klik gambar banner ini, ya! Dapatkan juga akses ke ribuan materi atau video belajar Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mapel lainnya, serta bantuan langsung dari para guru secara live online melalui KODIO Learning. Post Views 373
rangkuman biologi kelas 10 bab lingkungan