Lantas kapan pertolongan Allah itu datang? Ibnu Atthaillah memberi pengarahan yang sangat bagus dalam hal ini: "Tampilkanlah dengan sesungguhnya sifat-sifat kekuranganmu niscaya Allah menolongmu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguh dengan kehinaanmu niscaya Allah menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Rasatawakal dan berserah diri pada Allah itulah sifat utama yang dapat mendatangkan pertolongan Allah pada kita. Rasa tawakal dan yakin akan pertolonga Allah itu juga akan membebaskan kita dari rasa gelisah, panik, takut, cemas, tertekan, stres berkepanjangan yang dapat mengacaukan jalan fikiran dan ketahanan tubuh kita. AL ANFAL AYAT 9-10 [LIVE] Kapan Pertolongan Allah Datang? - Ustadz Maududi Abdullah, Lc حفظه الله🗓 Ahad, 21 Syawal 1443 H / 22 Mei 2022 M⏰ Pukul 09.30 WIB s/d Selesai👤 PEM Ketikakita menolong seseorang, maka Allah akan memberikan pertolongan di mana pertolongan itu bisa jadi datang dari orang yang pernah ditolong, bahkan datang dari orang yang tidak dikenal. Kemudian, memelihara takwa. Orang bertakwa akan memperoleh pertolongan Allah dengan cara yang terduga (QS at-Thalaq [65]: 2-3). PertolonganAllah Pasti Datang; Didapatkannya pun dengan pertolongan Allah. Siapa yang tak merinding mendengarnya? Tak ada seorang pun yang dapat mengetahui kapan kita akan mati. Ketika ajal datang menemui kita, pada umumnya keluarga akan bingung kemana hendak memakamkan, mereka akan meminta bantuan RT, RW, tetangga atau sanak saudara aa3p. – Kapan Pertolongan Allah Datang, Oleh Ustadz Umar Hidayat, Mata Nashrullah? ‎“…Kapankah datangnya pertolongan Allah? Ketahuilah olehmu, ‎sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.” Al-Baqarah 214 Ketika ujian membuncah sampai pada puncaknya, sampai adrenalin terguncang, fisik gemetaran mendemam, pikiran berat ruwet mentok tak menemukan jalan keluar, hati semakin gusar tercabik-cabik keadaan, jiwa tergoncang menuju hampir dipuncak keterputusasaan; Apa yang harus kita lakukan, ketika semua sudah habis-habisan dilakukan? Dan saking beratnya beban tertimbang diujung puncak segalanya lalu hati bertanya mata nashrullah? Baca Juga Semoga Sabar Kita Membuahkan Pertolongan Allah Belajar dari perang Badar. Ketika keadaan menggenting karena jumlah pasukan Islam sangat sedikit hanya tiga ratus orang, itupun terdiri dari anak-anak muda yang tidak pernah berperang, tetapi Nabi sepenuh harap dan keyakinan yang kuat bahwa pertolongan Allah pasti akan datang. Nabi mengelola jiwa para mujahid agar teguh keyakinannya. Sementara pihak musuh, Abu Jahal mengerahkan semua kekuatan Quraisynya lengkap dengan persenjataan disertai pemuka-pemuka Quraisy yang sangat berpengalaman dan sangat bernafsu perang. Kita bisa bayangkan suasana bathin Rasulullah dan para sabahat saat itu. Lalu Nabi berdo’a; “Ya Tuhanku penuhilah apa yang engkau janjikan kepadaku”. Bahkan dalam suasana perang yang berkecamuk, di bulan puasa pula, Rasulullah kembali berdoa sepenuh harapan; “Ya Allah! Jika umat Islam kalah dalam perang ini maka tidak akan ada lagi yang menyembahmu di muka bumi ini”. Pertolongan Allah datang dengan menurunkan seribu malaikat yang berbaris-baris bergabung bersama-sama dengan pasukan Islam. al-Anfal, 8 9, sehingga hati Nabi tenang. Berkat pertolongan Allah umat Islam menang. Ingatlah, Allah berjanji dalam firmanNya, Allah adalah pelindungnya orang-orang yang beriman. Ketika badai persoalan hidup datang silih berganti. Ketika kesulitan demi kesulitan tak henti-hentinya mengiringi. Pun ketika segala usaha untuk mendapatkan kehidupan yang ‎lebih baik seolah menemui jalan buntu. Bertanyalah kita kenapa semua ini terjadi? Kapan pertolongan ‎Allah akan datang?‎ Menanda keputusasaan serta ketidaksabaran seseorang dalam menjalani ‎proses kehidupan. ‎ Allah menjawab ‌‎“Ketahuilah olehmu, bahwa pertolongan Allah itu dekat.” ya pertolongan Allah itu sangat sangat dekat bagi orang-orang yang beriman. Yakinlah. Yakinlah. Harus yakin. Problemnya justru dikita sendiri; apakah kita pantas ditolong Allah? Kita semua tentu ‎yakin bahwa Allah tidak akan ingkar janji. Ali Imran 9‎ Kapan waktu datangnya pertolongan Allah tersebut hanya Allah yang tahu. ‎Dan Dialah yang punya hak prerogratif untuk menentukan kepada siapa dan ‎kapan datangnya. Dan kapan waktu yang paling tepat Allah turunkan pertolonganNya. Menunggu momentum keajaiban inilah yang butuh kesabaran dan kepasrahan total kepadaNya. Ya…. kepasrahan total, bukan setengah-setengah ‎ Akhirnya, Biarkan Allah yang menyelesaikan masalahmu dengan caraNya. Catatannya yang penting kita penuhi syaratnya. Syarat-syarat agar pertolongan Allah datang 1. Ikhlas dalam beraktifitas 2. Berpegang teguhlah Ketakwaanmu 3. Istiqomah berpegang al-Haq 4. Berpegang teguh Islamul kaffah 5. Terus menerus di atas Dzikrullah 6. Kokoh di atas kesabaran 7. Selalu jujur 8. Shohihkan ibadah mu. 9. Tauladani dan cintai sunah Nabi 10. Jauhi maksiat, dan dosa. Biarkan Allah yang menyelesaikan maslah kita dengan CaraNya, maka selalu dan senantiasa mendekatlah padaNya. [Ln] Oleh Hana Nusaibah Mahasiswa Bogor Email [email protected] DALAM hidup ini, ada kondisi dimana kita pernah berpikir betapa berat dan kerasnya perjalanan yang kita lalui. Saat hati kita tidak bisa lagi menahan beban masalah. Saat merasa lunglai, lemah, dan berat melangkahkan kaki, merasa bingung dalam menghadapi berbagai suasana hidup yang sulit dan berat. Betul? Yaa mungkin kita pernah merasa bahwa ketika kita berpikir demikian, kita lemah. Sebenarnya tidak, Itu bukan tanda – tanda kelemahan yang patut disesali. Sebab manusia diciptakan Allah dalam keadaan lemah. Tapi Allah berjanji, bahwa Ia tidak akan membebani hamba-Nya di luar batas kemampuan. BACA JUGA Jika Ada Pertolongan Allah kenapa Harus menyerah? Buya Hamka pernah mengatakan “Tingkat cobaan iman tak ubahnya dengan anak tangga yang bertingkat-tingkat. Tiap satu anak tangga dinaiki, datang dari bawah suatu pukulan hebat mengenai tubuh orang yang mendaki. Kalau tangannya kuat bergantung, kalau kakinya kuat berpijak, dan kalau akal pikirannya tetap waspada, pukulan itu malah mendorong menaikkannya ke anak tangga lebih tinggi. Kalau tidak, maka pukulan tersebut dapat menjatuhkan dan merobohkannya.” Yang paling disayangkan, kalau robohnya tidak satu dua anak tangga ke bawah, tapi jatuh ke anak demi anak tangga hingga ke dasar. Bahkan karena lemahnya, seseorang bisa sulit untuk bangkit lagi. Imam Hasan Al Basri mengungkapkan, “Ketika badan sehat dan hati senang, semua mengaku beriman. Tetapi setelah datangnya cobaan, barulah diketahui benar atau tidaknya pengakuan itu. Orang yang ingin permintannya cepat terkabul dan tidak sabar menunggu, itulah orang yang lemah imannya.” Mari kita cek and ricek lagi kondisi hati kita. Coba kita kilas balik kisah – kisah terdahulu. Dimana para Nabi dan Rasul, Allah beri ujian yang sangat berat dalam hidupnya. BACA JUGA 9 Alasan Anda Tak Boleh Menyerah Contoh seperti kisah Nabi Nuh as yang menyeru pada umatnya namun anak dan istrinya tidak mau menjadi pengikutnya. Bahkan saat Allah memerintahkan naik perahu, anak dan istrinya tetap tidak mau ikut. Ada lagi kisah Nabi Yusuf as yang dibenci oleh saudara nya sendiri hingga ia dibuang. Lebih lagi kisah perjuangan Rasulullah ﷺ yang penuh lika liku tiada tara. Tapi pernahkah para Nabiyullah tesebut mengeluh? Tidak. Sekali kali tidak. Cukup dengan iman di hati mereka. Bahwa beriman kepada Allah memang menghendaki perjuangan, pengorbanan, sekaligus keteguhan hati. Ujian tersebut untuk membuktikan cinta kita pada Allah dan menempa hati kita agar semakin kokoh. Seperti kondisi sekarang yang kita tahu, kasus COVID- 19 masih belum membaik. Tapi apakah kita akan terus bersedih dan menyalahkan kondisi? Tidak bukan. sekarang waktunya untuk beradaptasi. Semua yang serba online termasuk kerja, kuliah, sekolah dan yang lainnya bukan lagi hal yang mesti dirundungi. Meskipun masih ada kekurangan di sana sini. Akan tetapi kita sebagai orang yang beriman, gak boleh kalah sama keadaan. Kita gak boleh kalah sama ujian yang sedang kita hadapi. Sebab Allah lebih tau kita bahkan lebih daripada diri kita sendiri bahwa kita pasti mampu menghadapinya insyaallah. Yakin deh semua yang sudah terjadi itu pasti ada sesuatu yang sudah Allah siapkan buat kita. Terlebih untuk orang-orang yang beriman. BACA JUGA Pertolongan Allah Lebih Dekat kepada Orang yang Rutin Beramal Baik Bahkan dikeluarkannya Nabi Adam as dan Siti Hawa dari surga nampaknya seperti sebuah bencana. Padahal? Berjuta hikmah Allah tampakkan setelahnya. Buktinya? Kita hadir di bumi ini sebagai pemimpin. Lantas, kapan pertolongan Allah itu datang? Ibnu Atthaillah memberi pengarahan yang sangat bagus dalam hal ini “Tampilkanlah dengan sesungguhnya sifat-sifat kekuranganmu niscaya Allah menolongmu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguh dengan kehinaanmu niscaya Allah menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan ketidakberdayaanmu, niscaya Allah menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kelemahanmu niscaya Ia menolongmu dengan kekuatan-Nya.” Dan pertolongan itu pasti. []

kapan pertolongan allah datang